PARLEMENTARIA, Toba — Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Musa Rajekshah  mendorong penguatan dan optimalisasi promosi pariwasata Danau Toba melalui penyelenggaran event olahraga berskala global. Hal itu diharapkan bisa membangun budaya sport tourism, terlebih lagi Danau Toba pernah menjadi tempat terselenggaranya Word Rally Championship (WRC) pada tahun 1996 dan tahun 1997. Bahkan, selain lomba Rally, Danau Toba pernah juga menjadi ajang lomba F1 Powerboat (F1H2O) beberapa tahun terakhir.

 

“Kami memang sedang mendorong event kejuaraan dunia olahraga di daerah yang memiliki potensi pariwisata. Kita coba perjuangkan agar event sport tourism ini bisa terselenggara lagi,” ujar Anggota BKSAP DPR RI Musa Rajekshah  saat pemaparan dalam agenda BKSAP Day ke Toba, Sumatera Utara, Senin (26/10/2026).

 

Pria yang akrab dipanggil Ijeck itu menambahkan, dengan hadirnya BKSAP DPR RI ke Toba bisa menggali segala permasalahan dan aspirasi kabupaten ini secara real time sehingga bisa memberikan pemaparan secara komprehensif di dalam forum-forum internasional. Dengan demikian, Tova dikenal secara internasional terlebih lagi bisa menggaet minat para penyelenggara event sport tourism internasional.

 

“Kami ini terbang di BKSAP yang memang berkaitan dengan diplomasi. Kiita nanti juga akan memperkenalkan potensi-potensi danau toba ke pertemuan-pertemuan internasional,” imbuh legislator fraksi Golkar tersebut.

 

Selain itu, Musa juga menyoroti keterbatasan anggaran APBD untuk pembangunan infrastruktur mumpuni di Kabupaten Toba. Pasalnya, infrastruktur sangat menjadi faktor penentu kesuksesan event sport tourism agar bisa terselenggara dengan baik dan lancar maka dari itu. ia akan berkoordinasi dengan komisi di DPR RI yang berwenang terkait pembangunan infrastruktur di Kab.Toba

 

“Berkaitan dengan yang di Toba, kita tahu bahwasannya anggaran APBD Kabupaten Toba tidak bisa sepenuhnya untuk membangun infrastruktur. Maka dari itu, kami akan melihat nanti dari Komisi V DPR RI dengan Pak Bupati Toba akan berkoordinasi untuk infrastruktur atau jalan-jalan yang menjadi prioritas utama,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar ini. (aym/rdn)